STIPER Kendari
Rubrik : Event Kegiatan
Peserta didik harus mampu belajar mandiri
2017-07-01 - by : admin

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Yahya Anja mengungkapkan harapannya dari kelulusan siswa Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) kedepannya bisa menurunkan angka kemiskinan di Kaltim. Hal itu diungkapkan Yahya mengingat dalam waktu tak lama lagi ujian nasional dan kelulusan SD, SMP, SMA/SMK akan digelar.



“Setidaknya mereka yang telah mengenyam pendidikan di sekolah kejuruan telah memiliki modal untuk berkarya dan bekerja. Kemampuan yang dimiliki dari hasil belajar selama sekolah di SMK dapat dimanfaatkan,” harap politikus yang pernah menjadi guru ini.
Yahya menambahkan, kelulusan mereka merupakan awal terbukanya peluang untuk dapat mengembangkan kemampuan diri yang dapat memberikan penghasilan setidaknya bagi dirinya sendiri. “Bahkan saya yakin lulusan SMK juga memiliki potensi untuk membuka lapangan pekerjaan dengan keahlian dan kesempatan yang ada,” Ungkap Yahya.
Melalui peluang itu, harapannya siswa SMK juga mampu mandiri. Oleh karena itu sejak masih dibangku sekolah siswa diharapkan dapat membaca potensi diri mengenai pengembangan dirinya.


“Malah sejak di bangku sekolah terdapat siswa-siswa yang telah mengolah kemampuan dan potensi dirinya pada bidang yang ia geluti, seperti siswa teknologi komunikasi jaringan (TKJ), Multimedia (MM), Rekayasa Peranti Lunak (RPL). Siswa-siswa ini seringkali dipercaya mengerjakan pekerjaan-pekerjaan seperti merakit komputer, dan mereka diberi upah. Ini artinya belum lulus saja mereka sudah memiliki kemampuan,” papar Yahya.
Politikus Partai Demokrat ini sangat mendukung sekali jika semua sekolah kejuruan ditingkatkan kualitasnya, tidak hanya fasilitas praktek pendukungnya, namun konsep-konsep untuk semakin berkembangnya sekolah kejuruan juga diterapkan.


“Seperti penambahan jurusan-jurusan yang kompetitif serta sinergi dengan peluang dan kebutuhansaat ini,” kata Yahya. Siswa SMK yang memang dipersiapkan agar siap bekerja cerdas memang menjadi alternatif unggul menghindari terjadinya pengangguran usai mereka dinyatakan lulus dari pendidikan SMK yang sejenjang dengan SMA ini.


“Memang tidak harus bekerja ketika siswa SMK lulus, ada juga yang ketika lulus memilih untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan konsen jurusan yang sejalan, ini kembali soal pilihan,” Ungkapnya.


sumber : http://www.korankaltim.com

STIPER Kendari : http://stiperkendari.ac.id
Versi Online : http://stiperkendari.ac.id/?pilih=news&aksi=lihat&id=310